RSS

Arsip Penulis: hl001

Hati – Hati Copet Dalam Kereta Api Ekonomi

Ilustrasi

Bagi para penumpang Kereta Api (KA) ekonomi jurusan Tanah Abang – Rangkas Bitung, diharapkan lebih waspada. Pasalnya, di dalam kereta itu dipenuhi puluhan copet yang selalu siap memangsa korbannya.

Puluhan, bahkan ratusan penumpang telah menjadi korban pencopetan. Salah satu buktinya, puluhan dompet berserakan di sejumlah tempat, baik di dalam gerbong maupun di area stasiun KA yang dilintasi kereta langsam itu. Bahkan pernah terjadi, di stasiun KA Kebayoran Lama terdapat ratusan kartu identitas, baik SIM maupun KTP milik korban pencopetan yang sengaja dikumpulkan pihak pegawai stasiun. Dengan harapan, para korban bisa mengambil kartu identitasnya miliknya itu.

Para korban seolah tak berdaya. Karena dalam setiap melancarkan aksinya, para tukang copet ini bergerak secara bergerombol. Sementara sesama penumpang tak berani menolong korban karena takut diancam pelaku.

Sudah menjadi rahasia umum, kereta api ekonomi dengan tarif tiket murah meriah Rp 1500 per penumpang itu kondisinya serba carut marut. Gerbong yang serba lusuh, saling berdesak-desakan dan gelap pekat, sedikit pun tanpa menggunakan sarana penerangan lampu. Belum lagi banyaknya penumpang yang bergelayutan di atas gerbong, aroma bau pesing dari dalam kamar mandi serta wajah-wajah angker puluhan copet. Fenomena ini kian menambah lengkap suasana keprihatinan di dalam kereta itu.

Suka atau tidak, serangkaian peristiwa di atas merupakan tamparan telak, utamanya bagi pihak PT KAI Persero (Kereta Api Indonesia), agar segera membenahi berbagai kekurangan dan kelemahannya. Sehingga kedepan bagi pengguna sarana tumpangan kereta api bisa lebih nyaman, aman.

Bambang S,  FPRM

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Suara Publik

 

Kuasa Hukum Hoposan Hutagalung Datangi DPR

Haposan Hutagalung

Jakarta : Penasehat Hukum Haposan Hutagalung mendatangi DPR untuk memberikan surat Permohonan Dan Kalarifikasi kepada Tim Pengawaas Century terkait dibicarakannya Haposan yang ada dugaan keterkaitannya dengan Kasus Bank Century.

Jhon S. E Pangabean merasa bahwa Haposan yang sekarang menjadi kliennya tidak ada kaitannya dengan Bank Century. Haposan hanya menjalankan proefesinya dimana pada waktu itu tariq khan memintanya untuk jadi kuasa hukumnya.

“Adalah Keliru apabila ada pihak – pihak yang mengkait-kaitkan klien kami dengan Bank Century” uajr Jhon kepada korupytorindonesia.com, di Press room Nusantara III DPR, Jumat Petang (24/2)

Jhon menilai tidak etis kalau ada kuasa hukum yang memperbandingkan perkara yang ditanganinya dengan perkara yang ditangani advokat lain. Memang sebelumnya dalam rapat dengar pendapat anatar Tim pengawas century dan terdakwa kasus Century yang dijatuhi hukuman 10 tahun dan denda 10 Miliar yaitu, Linda Wangsadinata, Arta Gita kirana, kuasa hukum dari Linda menyebut-nyebut nama Haposan dan membandingkan hukuman yang diterima kliennya dan Tariq Khan.

“Perkara yang ditangani klien kami (Haposan) tentang tindak pidana penggelapan Pasal 372 KUHP sedangkan kepada Sdri, Linda Wangsadinata seperti yang diberitakan adalah pasal 49 ayat (1) UU No.10 tahun 1998 tentang perbankan joPasal 55 ayat (1) Ke – 1 KUHP, Pasal 26 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1, dan pasal 263 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP” paparnya

Jhon juga menyayangkan sikap dan perkataan Anggota DPR dalam Metro Rialitas (Metro TV)  tanggal 21 Pebruari diaman ada anggota DPR – RI yang juga Tim pengawas Century mengait-ngaitkan Haposan dengan bank Century. Sehingga dengan adanya kejadian itu, Nama baik kliennya tercoreng.

“Kiranya Tim Pengawas Century DPR – RI tetap menghargai Azas Praduga tidak Bersalah” ujarnya

Dirinya berharap dalam mengkaji satu peristiwa, Tim pengawas Century bisa memberikan kesempatan yang sama terhadap warga negara termasuk kepada klien.

sumber : http://www.koruptorindonesia.com

Basyir Associates
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Nasional

 

Mayat Tidak Dikenal Mengambang Disungai

Ilustrasi

Garut : Mayat seorang gadis tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cikandang, Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (25/2), sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi yang diterima Bagian Informatika Pemerintah Kabupaten Garut, mayat wanita diperkirakan berusia 17 tahun itu pertama kali ditemukan oleh anak-anak warga setempat yang sedang bermain di sungai.

Penemuan jasad tersebut langsung diberitahukan anak-anak kepada warga lain dan Polsek setempat yang lantas melakukan evakuasi mayat ke daratan dibantu masyarakat. “Aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan,” kata Kepala Bagian Informatika Pemerintah Kabupaten Garut Dikdik Hendrajaya.

Kasat Reserse Polres Garut Ajun Komisaris Yusuf Hamdani mengatakan, penemuan mayat di sungai daerah Garut selatan atau sekitar 100 km dari pusat kota selanjutnya akan dibawa ke RSUD Dr Slamet Garut untuk melakukan autopsi sebagai upaya pemeriksaan intensif lebih lanjut.

Kondisi mayat tersebut sekilas terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya, namun belum diketahui bekas penganiayaan atau luka akibat terkena sayatan selama mengambang di sungai.

Menurut dia, mayat perempuan itu belum lama meninggal atau bebeberapa jam setelah penemuan, karena dari jasad tersebut tidak tercium bau busuk yang menyengat.

sumber : http://www.antaranews.com

Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ->

–>

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Daerah

 

PBB Pecat Puteri Khadhafi

Ilustrasi

Amerika : PBB telah memberhentikan puteri Moamer Kadhafi sebagai salah seorang duta besar muhibahnya menyusul merebaknya konflik mematikan di Libya.

Aisha Kadhafi telah ditunjuk sebagai duta besar muhibah nasional bagi Program Pembangunan PBB (UNDP) pada Juli 2009 untuk berbicara mengenai kekerasan terhadap wanita dan HIV/AIDS di Libya, kata jurubicara PBB Martin Nesirky.

“Menyusul kejadian belakangan ini, UNDP telah memutuskan perjanjian dengan Nona Kadhafi berdasarkan pada pasal 30 garis pedoman PBB bagi penunjukan duta besar muhibah dan utusan perdamaian,” kata Nesirky dalam satu keterangan pers.

Ia menambahkan bahwa duta besar muhibah UNDP tidak dibayar dan tidak memegang dokumen perjalanan PBB.

Aisha Kadhafi adalah seorang guru besar hukum yang menjadi bagian dari tim pembela bekas diktator Irak Saddam Hussein setelah kejatuhannya. Ayahnya telah dikritik secara luas karena melakukan aksi kekerasan terhadap para demonstran pro-demokrasi di Libya.

Sumber : http://www.antaranews.com

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Internasional

 

Malang Sediakan ATM Kondom

Ilustrasi

Malang :  Bupati Malang Rendra Kresna menggagas anjungan tunai mandiri (ATM) kondom di kawasan lokalisasi, sebagai upaya mencegah penyebaran HIV/AIDS yang lebih luas di daerah itu.

“Gagasan ini bukan untuk melegalkan lokalisasi, namun semata-mata untuk mencegah penyebaran sekaligus menanggulangi penyakit HIV/AIDS,” katanya di Malang, Jatim, Senin.

Untuk menegakkan aturan pada setiap “tamu” yang wajib menggunakan kondom, pemilik wisma dan juru parkir di kawasan lokalisasi juga harus berperan aktif untuk menyosialisasikan penggunaan kondom.

Ia mengakui, pihaknya sudah berkali-kali mengeluarkan surat keputusan (SK) penutupan lokalisasi (prostitusi) di daerah itu, tetapi fakta di lapangan tetap saja masih operasional (buka).

Sehingga, lanjutnya, satu-satunya upaya untuk menekan penyebaran HIV/AIDS di daerah itu, setiap tamu yang datang ke lokalisasi harus menggunakan kondom yang sudah dipasok dari Komite Penanggulangan AIDS (KPA) maupun Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Rendra yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang itu mengatakan, hubungan seks memang bukan satu-satunya cara penularan HIV/AIDS, tapi bisa memalui berbagai cara, seperti narkoba terutama melalui jarum suntik.

Oleh karenanya, kata Rendra, Badan Narkotika Kabupaten Malang juga digerojok dana untuk program penanggulangan HIV/AIDS sebesar Rp1 miliar dan KPA sendiri sebesar Rp600 juta.

Selain melalui program KPA dan Badan Narkotika, katanya, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS juga bisa dilakukan melalui sekolah-sekolah, mulai SMP hingga SMA.

“Apalagi penderita HIV/AIDS di daerah ini disebabkan cara penularan melalui narkoba suntik, sehingga jaringannya harus dipangkas. Dan, sosialisasi itu bisa dilakukan di sekolah-sekolah karena mereka adalah generasi muda yang bakal memimpin bangsa ini,” papar mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut.

Sementara itu data dari KPA Kabupaten Malang, hampir di setiap kecamatan yang berjumlah 33 kecamatan di Kabupaten Malang itu ada “sarang” prostitusi atau lokalisasi.

Sumber : http://www.antaranews.com

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Daerah

 

Bambang Soesatyo Cium 200 Miliar Gagalkan Hak Angket

Bambang Soesatyo

Jakarta : Usulan Hak Angket Mafia Perpajakan yang kandas dalam voting pada Paripurna Selasa (22/2) lalu disebabkan adanya suap yang mengalir ke kantong Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota Komisi III dari F-PG Bambang Soesatyo mengatakan, telah beredar uang sebesar Rp200 miliar guna menggagalkan usulan hak angket tersebut dalam voting.

“Ada Rp200 miliar beredar di Senayan. Untuk Gayus saja bisa ratusan miliar rupiah, apalagi hanya Rp200 miliar untuk DPR itu kecil,” ujar Bambang pada Talk Show Perspektif Indonesia bertajuk Memberantas Mafia Pajak di pressroom DPD RI, Jumat (25/2).

Dana tersebut, duganya, berasal dari jaringan mafia pajak yang akan terganggu jika hak angket berjalan untuk mengungkap mereka. Dana tersebut digunakan untuk melobi parpol tertentu agar menolak hak angket dalam voting.

Menurutnya, kegagalan tersebut merupakan bukti bahwa kekuatan jaringan mafia pajak telah mengakar di mana-mana, termasuk pemerintah, terutama Direktorat Pajak Kementerian Keuangan. “Kalau hak angket ini jalan maka ada institusi-institusi yang terganggu, maka dapat dipahami kegagalan hak angket merupkan kesuksesan mafia pajak,” ujarnya.

Bambang pun yakin kegagalan itu disebabkan adanya iming-iming posisi menteri serta ancaman reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Kendati demikian, Bambang tak menyebutkan pihak mana yang mengedarkan uang tersebut.

Sumber : mediaindonesia.com

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Nasional

 

HDAC Kagum Dengan Demokrasi Indonesia

Ilustrasi

Jakarta : HDAC (House Democracy Assistance Commission) menyampaikan kekagumannya terhadap negara Indonesia karena sebagai negara dengan mayoritas musilm terbesar dan terdiri dari berbagai macam ras dan suku bangsa tetapi tetap bisa membangun negaranya dengan demokratis.

Hal tersebut disampaikan oleh David Dreier harga perwakilan HDAC saat pertemuannya dengan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI di Ruang Rapat BURT, Nusantara II, beberapa waktu lalu.

“Indonesia tidak saja berhasil dalam membangun pemerintahan yang demokratis, tetapi Indonesia juga berhasil dalam membangun kemandirian di bidang Legislatif. Berbeda dengan Legislatif di Amerika, Legislatif di Indonesia bisa merekrut karyawannya sendiri yang dibentuk dalam sebuah wadah kesekjenan, sedangkan di Amerika kesemuanya itu terpusat di pemerintahan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua BURT, Pius Lustrilanang mengatakan, Indonesia memang telah berhasil membuat negara yang demokratis tetapi saat ini pun Indonesia telah berhasil membuat Renstra (Rencana Strategis) 2010-2014 untuk mendukung kinerja legislatif dan sedang menyiapkan untuk membentuk Badan Fungsional Keahlian.

“Selain itu untuk membangun dan memperbaiki kinerja Parlemen, kami pun sedang mengembangkan website, memperbaiki fasilitas perpustakaan, dan sedang merencanakan penyediaan rumah aspirasi  dan pembangunan maupun perbaikan sarana dan prasarana Gedung Parlemen,”tambah Pius.

Rendy M. Affandy Lamadjido menambahkan, minimnya tenaga ahli memang memerlukan perhatian khusus, karena keadaan saat ini, masing-masing anggota hanya mempunyai satu orang tenaga ahli, dengan pengetahuan yang terbatas sehingga memang dibutuhkan penambahan beberapa orang staf tenaga ahli agar adanya pertukaran pikiran.

Pada akhir pertemuan, Pius mengharapkan agar komunikasi yang terjalin dengan HDAC dapat terus terjalin agar dapat terus bertukar pikiran dan dapat memberi masukan antar sesama Parlemen.

Sumber : rakyatmerdeka.co.id

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 26 Februari 2011 in Nasional

 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 
1 Komentar

Posted by pada 25 Februari 2011 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.